Showing posts with label pengalaman. Show all posts
Showing posts with label pengalaman. Show all posts

Thursday, May 10, 2012

Saat Uda Sakit (pengalaman pertama)

Setelah hampir dua tahun ini tinggal bareng suami, baru kali ini uda yg sakitnya lumayan parah. Biasanya cuman flu biasa, dikasi obat flu istirahat sebentar, bangun udah segar lagi. Kalau sekarang udah tiga hari badan uda masih panas aja, tidak kuat berdiri, mual dan nafsu makannya bener-bener turun drastis malah bisa dibilang nggak mau makan. Aku sempat bingung dan sedikit panik dibuatnya. Aku sampe ngecek tangan/badan uda untuk memastikan apa ada bintik-bintik merah atau nggak. Uda panasnya sih nggak naik turun tapi ya itulah akunya udah mikir macem-macem: apa uda DBD?atau tipus? Tapi uda bilang kalau ini terinfeksi virus dan memang begini, mungkin butuh waktu tiga harian. 

Hari pertama sakit, aku (sebagai perawat satu-satunya di rumah) baik-baik saja. Di hari kedua, badanku mulai terasa pegal-pegal dan sakit kepala serta tenggorokan seret. Wah, tidak bisa dibiarkan nih pikirku, karena kalau akunya juga 'tumbang' siapa lagi yang ngerawat. Mertua memang tidak jauh tapi sungkan kalau sampe merepotkan mereka. Alhamdulillah nafsu makanku tidak turun, jadi semua doping vitamin C aku minum, konsumsi sayur dan air putih ditingkatkan. Alhamdulillah di hari ketiga ini segala gejala-gejala tersebut berhenti jadi bisa lebih fokus lagi untuk merawat uda. Revisi thesis pun jadi prioritas nomor sekian yang penting my hubby is the priority.

Terbayang olehku, gimana ya para orang tua saat menghadapi anak-anaknya sakit? Aku aja saat menghadapi suami sakit (yang tidak seperti biasanya ini) sudah sempat dibuat agak panik, apalagi mengahadapi anak-anak yang umurnya masih kecil dan mungkin masih belum bisa mengutarakan apa yang terasa atau apa sakit nya. Salut memang untuk para orang tua terutama ibu.

Teriring salam salut dan cintaku untuk ayahbunda dan ayahbunda mertua 


Thursday, May 3, 2012

Karena Kita Akan Menuai Apa yang Kita Tanam

Selasa malam sehabis maghrib, aku dan uda bergegas ke RS untuk melihat dosen uda yang kena stroke. Beliau dulu nya adalah Pembimbing Akademis uda saat S1 di FK Unand dan termasuk sangat dekat dengan uda. Kedekatan itu tidak hanya dulu tapi sampai sekarang apalagi uda dimintain tolong oleh beliau untuk mendampingi proses pengobatan istrinya yang kena stroke. Jadi uda sempat beberapa kali visite ke rumah beliau dan aku sempat dua kali ikut. Dari situ aku tau sosok beliau yang baik, ramah, dan berjiwa pendidik. Hal ini tidak bertentangan dengan cerita uda dan adikku tentang sosok si bapak. Makanya, saat malam itu tau bapak tsb kena stroke dan dirawat aku pun bersemangat untuk ikut melihat.

Sampai di RS, si bapak bercerita bahwa sudah banyak orang yg melihat beliau, mulai dari para residen yg notabene mantan mahasiswanya dulu maupun para rekan sejawat baik yg dokter umum maupun yg sudah jd dokter spesialis. Dan semuanya sibuk untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk si bapak....Subhanallah...

Sangat wajar...karena seseorang itu memang akan menuai apa yang dia tanam. No doubt!